Wujudkan Cita Umat

NE

News Elementor

What's Hot

Mendapat Berkah dari Rasulullah ﷺ

Table of Content

Muslimah News, KISAH INSPIRATIF — Diriwayatkan dari Hubaisy bin Khalid, bahwasanya ketika Rasulullah ﷺ hijrah dari Makkah ke Madinah bersama Abu Bakar dan maulanya, ‘Amin bin Fuhairah, serta seorang penunjuk jalan, Abdullah bin Uraiqith al-Laitsi, mereka lewat di depan tenda Ummu Ma’bad al-Khuza’iyyah. Ia adalah seorang wanita yang tekun dan ulet. Ia biasa duduk di serambi tendanya untuk memberi makanan dan minuman kepada siapa pun yang melewati tendanya.

Rombongan Rasulullah lalu singgah di sana. Mereka meminta daging dan kurma yang akan mereka beli darinya. Akan tetapi, pada saat itu mereka tidak mendapatkan sesuatu pun darinya. Sebabnya, penduduk negeri tersebut sedang mengalami masa paceklik. Kemudian, Rasulullah ﷺ melihat seekor kambing di samping tenda, maka beliau pun bertanya, “Mengapa dengan kambing ini, wahai Ummu Ma’bad?”

Ummu Ma’bad menjawab, “Ia tertinggal dari kambing-kambing lainnya karena lemah.” Rasulullah ﷺ bertanya lagi, “Apakah ia masih mengeluarkan susu?” Ummu Ma’bad menjawab, “Bahkan, ia lebih parah dari itu.” Rasulullah ﷺ bertanya lagi, “Apakah engkau mengizinkanku untuk memerahnya?” Ummu Ma’bad menjawab, “Tentu saja, demi ayah dan ibuku. Jika menurutmu kambing itu bisa mengeluarkan susu, maka perahlah!” Rasulullah ﷺ pun memerintahkan untuk membawa kambing tersebut. Beliau lalu mengusap kantong susu kambing itu dengan tangannya sambil menyebut nama Allah dan berdoa untuknya. Seketika itu juga kantong susunya menggelembung dan mengandung banyak susu.

Rasulullah ﷺ meminta sebuah bejana tempat air, lalu beliau memerahnya hingga air susu itu memenuhi bejana. Beliau memberikannya kepada Ummu Ma’bad, lalu Ummu Ma’bad meminumnya sampai kenyang. Rasulullah ﷺ memerahnya sekali lagi hingga memenuhi bejana dan meninggalkannya untuk Ummu Ma’bad. Tidak lama setelah itu, suami Ummu Ma’bad datang sambil menggiring kambing-kambing yang kurus dan lemah.

Ketika Abu Ma’bad melihat susu, ia merasa keheranan dan bertanya, “Wahai Ummu Ma’bad, dari mana engkau dapatkan susu ini? Padahal, kambing-kambing kita tidak beranak dan di rumah tidak ada kambing yang bisa diperah?” Ummu Ma’bad menjawab, “Demi Allah, tadi ada seseorang yang penuh berkah singgah di tenda kita. Di antara sifatnya begini dan begitu.” Abu Ma’bad pun berkata, “Gambarkanlah ciri-cirinya kepadaku, wahai Ummu Ma’bad.”

Ummu Ma’bad pun menceritakan secara detil perawakan dan sifat Rasulullah kepada suaminya. Mendengar hal itu, Abu Ma’bad berkata, “Demi Allah, ia adalah orang Quraisy yang selalu disebut-sebut di Makkah. Sungguh, aku bertekad untuk menemaninya dan aku akan melakukannya jika aku mendapatkan jalan itu.” (Ummu Isra’ binti Arafah, 66 Muslimah Pengukir Sejarah)

Hikmah

Demikianlah, kunjungan yang penuh berkah dari Rasulullah ﷺ menjadi sebab meresapnya iman dalam hati Ummu Ma’bad dan suaminya. Rasa cinta kepada Nabi ﷺ merasuk ke dalam hati pasangan suami istri itu. Keimanan dan kecintaan Ummu Ma’bad kepada Nabi ﷺ menjadikannya sebagai salah satu shahabiyah cerdas dan fasih.

Berikut ini keteladanan kisah Ummu Ma’bad yang bisa kita jadikan pelajaran. Pertama, kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. Begitulah, Ummu Ma’bad yang terbiasa memberi makanan dan minuman kepada setiap orang yang melewati tendanya, dibalas dengan keberkahan yang tidak terkira. Ia mendapat berkah atas kunjungan Rasulullah. Allah Swt. berfirman, “Barang siapa berbuat kebaikan, akan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barang siapa berbuat kejahatan, akan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).” (QS Al An’am: 160).

Allah Swt. menjanjikan pahala sepuluh kali lipat bagi siapa saja yang berbuat kebaikan. Sementara itu, kejahatan dibalas sesuai kadar perbuatannya tanpa pengurangan atau penambahan. Ini menunjukkan betapa besar rahmat dan keadilan Allah terhadap hamba-hamba-Nya.

Kedua, tidak ada kerugian dunia dan akhirat ketika kita mengutamakan Allah dan Rasul-Nya. Kecintaan pasangan suami istri sahabat Nabi ﷺ ini patut menjadi contoh bagi keluarga muslim. Kecintaannya kepada Rasulullah ﷺ membuat keberkahan itu menghampiri. Allah Swt. berfirman, “Katakanlah (hai Muhammad), ‘Jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku. Niscaya Allâh akan mencintai kalian dan Allah akan mengampuni dosa-dosa kalian, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Ali Imran: 31).

Kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya harus dibuktikan dengan ketaatan total atas apa saja yang Allah turunkan kepada Rasulullah ﷺ. Seorang pendakwah haruslah memiliki rasa cinta yang dalam kepada Allah dan Rasul-Nya. Ia harus memupuknya dengan ketaatan dan menyiraminya dengan aktivitas yang dicintai Allah dan Rasul-Nya, di antaranya dengan dakwah menegakkan amar makruf nahi mungkar dan konsisten dalam menyampaikan kebenaran Islam. [MNews/CJ-YG]


source
Tulisan ini berasal dari website lain. Sumber tulisan kami sertakan di bawah artikel ini.

amaniyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tulisan terkait

Trending News

Editor's Picks

HUKUM MEMBELI HEWAN KURBAN DENGAN AKAD PESAN (BAI’ AS-SALAM)

Oleh: KH. M/ Shiddis Al-Jawi | Pakar Fiqih Kontemporer   TanyaUstadz, bolehkah membeli hewan kurban dengan akad jual-beli pesan (bai’ as-salam)? (Hamba Allah)   Jawab : Ada khilāfiyah (perbedaan pendapat) di kalangan ulama mujtahidin mengenai boleh tidaknya membeli hewan secara umum, baik untuk dijadikan hewan kurban maupun untuk dikonsumsi biasa, dengan akad jual-beli pesan (bai’ as-salam)....

Abu Bakar ash-Shiddiq ra., Pemimpin Teladan

Penulis: Nabila asy-Syafi’i Muslimah News, KISAH INSPIRATIF — Abu Bakar ash-Shiddiq ra. adalah seorang sahabat Rasulullah saw. sekaligus khalifah pertama yang terkenal sangat dermawan. Ia seorang miliarder dan konsultan bisnis yang ulung. Ia selalu beruntung dalam berbisnis. Hebatnya lagi, hartanya digunakan untuk berjuang di jalan Allah Taala. Abu Bakar pernah menginfakkan seluruh hartanya untuk berjihad...

Derita Perempuan Gaza

Nasib perempuan dan anak-anak di pengungsian Gaza merepresentasikan salah satu wajah paling serius dari krisis kemanusiaan kontemporer. Konflik berkepanjangan yang melanda wilayah ini telah memaksa hampir seluruh penduduknya meninggalkan rumah mereka. Data Perserikatan Bangsa-Bangsa menunjukkan bahwa sekitar 1,9–2,0 juta orang di aJalur Gaza kini berstatus pengungsi internal. Hampir 90 persen dari total populasi. Mereka terpaksa...

Rekonstruksi Gaza: Demi Keuntungan Amerika dan Sekutunya

Penjajahan Israel yang didukung negara-negara Barat telah menghancurkan Gaza. Menurut laporan UNCTAD pada November 2025, GDP Gaza anjlok 83% pada 2024 menjadi hanya $362 juta. Padahal ekonomi sebelumnya juga sudah rapuh akibat 17 tahun blokade Israel dan Mesir sejak 2007. Ini terjadi setelah Hamas—yang menang Pemilu Palestina 2006—mengambil alih Gaza secara militer. GDP per kapita...

SPAYLATER SHOPEE DENGAN BUNGA NOL PERSEN, HUKUMNYA HALAL?

Oleh : KH. M. Shiddiq Al-Jawi | Pakar Fiqih Kontemporer   Tanya : Assalaamu’alaikum mohon pencerahannya kiyai. Apa hukumnya melakukan transaksi dengan Paylater Shopee dengan bunga 0% (nol persen)? (Abi Faisal, Garut)   Jawab : Wa ‘alaikumus salam wr. wb.Hukumnya tetap haram menggunakan SPaylater Shopee walaupun bunganya nol persen. Mengapa tetap haram? Jawabannya, karena meskipun...

Wujudkkan Cita Umat

Artikel Pilihan

©2025- All Right Reserved.